
Manado – Uskup Manado, Mgr Joseph Suwatan mendoakan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang dalam kerja sehari-hari. Doa ini disampaikan Suwatan saat memimpin misa Perayaan 50 tahun hidup membiara Sr Benedicta RengkuanOCD di Biara Karmel Santa Theresia Kakaskasen Tomohon, Selasa (15/10).
Suwatan berdoa agar Sarundajang dalam tugas-tugasnya sebagai pemimpin daerah ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dalam tuntunan Tuhan. “Seluruh pengabdian Sarundajang terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia kiranya mendapat pimpinan Tuhan sehingga bisa berguna bagi masyarakat,” ucapnya.
Misa ini sendiri berlangsung khidmat dan dihadiri kurang lebih 700-an umat Katolik di Tomohon dan sekitarnya.
Dalam khotbah, Uskup Suwatan berkali-kali mengungkapkan kebanggaan dan ucapan terima kasih kepada Sr Benedicta Rengkuan yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya melayani Tuhan dan berdoa untuk kehidupan umat manusia di dunia ini dari balik biara kecil di Kakaskasen tersebut.
“Saya sangat bangga dan terharu dengan Sr Emma (penggilan Sr Benedicta) yang secara nyata melayani Tuhan dan umat lewat doa-doanya darictempat ini. Mudah-mudahan besok-besok akan ada perempuan-perempuan muda Katolik yang mengikuti jejak Sr. Emma,” ungkapnya.
Gubernur Sarundajang ketika menyampaikan sambutannya juga mengungkpkan rasa sukacitanya dan berharap agar Sr. Benedicta dan bahkan Biara Karmel ini akan terus menjadi ‘Sumber Kasih dan Kesukacitaan’ bagi daerah Sulawesi Utara dan bagi Bangsa Indonesia.
Sarundajang juga menyampaikan persetujuan Pemerintah Provinsi Sulut untuk menghibahkan sebidang tanah yang lokasinya tidak jauh dari biara Karmel untuk dimanfaatkan bagi pengembangan biara Karmel kedepan.
“Semoga sumbangan kami ini dapat dimanfaatkan untuk menjadi berkat bagi seluruh umat yang ada di Sulawesi Utara”, kata Sarundajang.
Pastor Y Ansow mengatakan bahwa pemberian hibah tanah oleh pemerintah provinsi ini menjawab kerinduan para suster di biara Karmel selama bertahun-tahun.




















