Wakil Walikota Harapkan Warga Papua di Manado Tenang

Manado- Wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan begitu peduli dengan keadaan warganya, tak terkecuali pula bagi warga Papua yang ada di Kota Manado.

Kepada Cybersulutnews.co.id, Ai Mangindaan sapaan akrab wakil walikota yang begitu dekat dengan semua kalangan masyarakat ini mengatakan, dirinya begitu prihatin dengan konflik yang terjadi antara mahasiswa asal Papua dan warga Tataaran, apalagi adanya korban jiwa dari kejadian itu.

“Saya ikut sedih dengan kejadian di Tataaran. Sebisanya semua pihak bisa menahan diri. Saya juga berharap semua warga Papua yang ada di Kota Manado untuk tetap tenang, mari kita serahkan kasus di Tataaran kepihak berwajib. Dan torang samua basudara,” kata Ai Mangindaan.

Diketahui, bukan hanya berdomisili di Tataaran Tondano, banyak warga Papua yang berdomisili di Manado karena menuntut ilmu di sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Kami minta jaminan dari pemerintah Provinsi Sulut maupun Pemkot Manado, juga Unsrat sebagai tempat saya menuntut ilmu. Karena sejak peristiwa itu kami tidak tenang apalagi beredar informasi di media massa maupun media sosial yang cenderung menyalahkan kami mahasiswa Papua sebagai warga pendatang,” tutur Viktor Paiki mahasiswa Unsrat Manado kepada Cybersulutnews.co.id.

Sebelumnya, ratusan Mahasiswa asal Papua melakukan demonstrasi damai di kantor Gubernur Sulut untuk mendesak kepada pemerintah agar mereka diberikan jaminan keamanan untuk tetap menempuh pendidikan di Sulut, serta menuntut agar segera menemukan pelaku pembunuhan terhadap kerabat dan teman mereka pada kejadian di Tataaran.

“Kami juga meminta agar teman-teman kami di asrama Cendrawasih di Tondano untuk bisa ke Manado,” tegas mahasiswa Papua dalam demo tadi.(Jenglen Manolong/Ayi Litty)

Tinggalkan Balasan