Minahasa – Wartawan Minahasa mendesak aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan terhadap Jurnalis kabardaerah.com, Demas Laira, di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, pada Kamis (20/08) pekan lalu.
Desakan itu disampaikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Persatuan Wartawan Minahasa (Persmin), serta Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM) dalam aksi solidaritas yang dilaksanakan di depan Lapangan Sam Ratulangi Tondano dan halaman Polres Minahasa, Senin (24/08) sore.
“Kami minta kepada aparat Kepolisian agar secepatnya mengungkap otak pembunuhan rekan kami, jurnalis Demas Laira, di Mamuju, Sulawesi Barat,” kata Ketua PWI Minahasa, Christian Tangkere.
Ketua Persmin Kelly Korengkeng juga meminta kepada aparat kepolisian agar mengusut tuntas perusakan atau peretas situs website Tempo.co yang terjadi beberapa waktu lalu. “Ini merupakan bentuk kriminalisasi terhadap media massa. Untuk itu kami mendesak aparat kepolisian mengungkap oknum-oknum yang menjadi dalam perusakan tersebut,” kata Jurnalis TVRI ini.
Ketua AWAM Jeffry Uno menambahkan, Jurnalis saat ini banyak yang menjadi korban kriminalisasi oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab.
“Hampir setiap tahun banyak Jurnalis yang menjadi korban kekerasan, intimidasi, bahkan menjadi korban pembunuhan. Untuk itu, kami minta kepada aparat Kepolisian agar secepatnya mengusut tuntas semua kasus kriminalisasi terhadap Jurnalis,” ujarnya.
Fransiskus Talokon, Jurnalis senior JIT berharap, tidak ada lagi kriminalisasi terhadap Wartawan yang melakukan peliputan, khususnya dalam memberikan informasi kepada publik. “Pers adalah Pilar keempat Demokrasi, dan dilindungi oleh undang-undang,” tandasnya.
Aksi solidaritas ini berjalan aman dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan, serta mendapat pengawalan dari pihak Polres Minahasa, mulai dari awal hingga selesai.
Untuk diketahui, jurnalis kabardaerah.com, Demas Laira ditemukan tewas di pinggir jalan Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Kamis (20/8) lalu, dan terdapat luka tusuk benda tajam di sekujur tubuhnya.(fernando lumanauw)




















