Di Sela-sela Kunjungannya ke Jepang, Bupati ROR Juga Bertemu Dengan Warga Minahasa di Oarai Dan Minta Saran Usul

Jepang – Disela-sela kunjungannya ke Ibaraki-Jepang, dalam rangka Konferensi Danau se-Dunia, 15-19 Oktober, Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, bersama isteri, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Dra Fenny C M Roring Lengkong SIP, juga menyempatkan diri bertemu dengan warga Kabupaten Minahasa, di Oarai, pada Selasa (16/10) lalu, yang dipusatkan di GMIM Betlehem Oarai.

Dalam tatap muka dengan warga Minahasa di Oarai ini, Bupati ROR pertama-tama menyatakan rasa bangga dan bersyukur karena pasca di lantik sebagai Bupati Minahasa, ini kali pertama beliau berkunjung ke Jepang dan berkesempatan bertemu dengan warga Minahasa di Oarai. ROR kemudian memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud dan tujuannya ke Jepang.

Selanjutnya, Bupati ROR kemudian menyampaikan apasa saja yang menjadi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, seperti program BPJS Kesehatan kelas III bagi seluruh warga Minahasa yang kurang mampu, serta bantuan Dana Duka bagi warga Minahasa yang meninggal dunia, serta kemudahan soal pengurusan administrasi kependudukan.

“Pertama tama saya mengucap syukur, karena pasca dilantik, Jepang adalah negara pertama yang saya kunjungi dan bisa bertemu dengan warga Minahasa di Oarai. Ada beberapa program Pemkab Minahasa yang saat in sementara jalan, diantaranya BPJS Kesehatan bagi seluruh warga Minahasa dan Dana Duka bagi yang ditimpa duka,” kata ROR.

Usai menyampaikan seluruh program yang sementara dan yang akan dilakukan, Bupati ROR kemudian melanjutkan berdialog atau tanya jawab, dan meminta saran usul dari warga Minahasa yang ada di Oarai ini, untuk kemajuan Kabupaten Minahasa.

Beberapa warga yang hadir kemudian memberikan sejumlah masukan diantaranya, soal pemberdayaan lahan tidur di Minahasa. Mereka mengusulkan, sekiranya Pemkab Minahasa boleh memfasilitasi para pekerja yang dari luar negeri ini yang akan membangun usaha pertanian modern di Minahasa, dengan bantuan alat-alat bantu modern sepeti di Jepang.

Menurut mereka, mereka yang pernah kerja di Jepang ingin mempraktekkan di Minahasa apa yang mereka lakukan soal pertanian di Jepang, hanya saja terkendala dengan peralatan di Minahasa yang masih manual.

Terkait administrasi kependudukan, warga Minahasa yang tinggal di Jepang meminta Pemkab Minahasa kiranya dapat memudahkan mereka memiliki Kartu Tanda Penduduk seumur hidup. “Kami orang Minahasa yang tinggal di Jepang tapi sudah tidak punya KTP Minahasa karena sudah jarang pulang. Kiranya kami bisa dibantu dengan KTP seumur hidup agar memudahkan kami tidak lagi sering-sering mengurus KTP,” ungkap salah satu warga.

Permintaan ini pun langsung di tanggapi dan dilakukan pembicaraan langsung via telpon dengan Kepala Dinas Kependudulan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Drs Riviva Maringka MSi.

Usulan lain yakni, adanya trotoar pejalan bagi kaki di sua jalur utama di Kota Tondano maupun di wilayah lain di Kabupaten Minahasa. “Ada baiknya seluruh ruas jalan yang ramai dengan pejalan kaki dibuatkan trotoar, khususnya bagi anak-anak, termasuk anak-anak sekolah, agar mereka aman dari kendaraan,” kata Felly Rotinsulu, salah satu warga Minahasa asal Desa Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara, yang tinggal di Oarai Jepang

Bupati ROR pun menampung semua aspirasi ini, dan berjanji akan berupaya merealisasikannya meski secara bertahap. Dirinya puna menyampaikan terima kasih kepada warga Minahasa di Oarai yang sudah turut berpartisipasi dalam pembangunan di Minahasa, dengan memberikan masukan-masukan, saran dan usul yang membangun. Pertemuan ini kemudian diakhiri dengan fot bersama.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan