Manado – Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Abraham Samad, mengunjungi pameran pembangunan Sulawesi Utara (Sulut) di Kaiwatu Manado, Jumat (19/9/14). Kunjungan Abraham Samad di lokasi pameran pembangunan Kayuwatu sempat molor dari jadwal yang ditetapkan semula. Akibatnya Gubernur Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) yang sudah hadir sejak pukul 08.00 harus rela menunggu.
Ketua KPK bersama rombongan baru tiba di lokasi pameran sekitar Pukul 09.30 Wita menggunakan mobil Kijang Inova dengan nomor polisi DB 1702 QL. Menariknya, Gubernur SHS yang mau menjeput Samad sempat terkecoh dengan mobil yang dikira ditumpangi Ketua KPK ternyata bukan. Merasa keliru, SHS pun cepat beralih dan menjeput Samad di depan stand KPK yang kemudian meninjau stand khusus di Pameran Pembangunan Sulut.
Selainjutnya, Sarundajang dan Samad pun menuju lokasi Senam Sahabat Pemberani, yang kemudian disambut antusias siswa-siswa SD yang telah menunggu sejak pagi hari.
Gubernjur SHS ketika dikonfirmasi wartawan terkait dirinya yang sempat menunggu lama kedatangan Abraham Samad mengaku ‘rapopo’ (tidak mempermasalahkan). “Tak masalah saya menunggu lama,” singkat SHS menjawab wartawan.
Adapun, Kedatangan Samad di lokasi pameran Kayuwatu disambut antusias siswa-siswa SD yang telah menunggu sejak Pukul 07.00 Wita. Bersama Gubernur SHS, Samad kemudian menyaksikan senam Sahabat Pemberani yang didahului dengan ucapan selamat datang dari seorang siswa SD, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur SHS. Dalam sambutannya, SHS memberikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan Ketua KPK dan rombongan di daerah Bumi Nyiur Melambai.
Sementara Ketua KPK mengatakan, kunjungannya ke Manado ini, dalam rangka terus mensosialisasikan program anti korupsi yang harus diajarkan sejak usia dini.
“Penting anti korupsi diajarkan sejak usai dini. Ini untuk membentuk pribadi yang baik untuk anak-anak,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPK mengajak siswa-siswa SD yang hadir di Senam Sahabat Pemberani, untuk tak ingin berbohong dan selalu berkata jujur.
“Termasuk jangan bolos sekolah,” pesan dia yang disambut antusias siswa-siswa SD.
Usai acara tersebut, dilanjutkan dengan diskusi dengan sejumlah LSM Penggiat Anti Korupsi, dan para wartawan di Sulut.

























