Dibuka Gubernur Sulut, KGPM Gelar Sidang Tahunan di Ampreng Langowan

Minahasa – Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), menggelar Sidang Tahunan Tahun 2019, yang dilaksanakan di Jemaat KGPM Imanuel Ampreng, Kecamatan Langowan, 22-25 Januari 2019. Agenda tahunan yang melibatkan Pimpinan KGPM dari berbagai daerah di Indonesia ini, dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, Selasa (22/01) pagi.

Ketua Panitia Sidang Tahunan KGPM 2019 Ir Royke Okravian Roring MSi, tak lain adalah Bupati Minahasa ini, dalam laporan kegiatannya mengatakan, kegiatan ini dihadiri 700 peserta berasal dari seluruh Kabupaten/ Kota se-Sulut, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Daerah Istimewa Jogjakarta.

“Kami panitia dilantik sejak enam bulan lalu dan dalam waktu yang singkat ini telah melakukan berbagai persiapan dan berhasil dimatangkan. Ini berkat kerjasama yang baik dari semua panitia dan jemaat serta tentunya berkat topangan dari pak Gubernur dan ada bantuan dari Pemkab Minahasa. Pelaksanaan Sidang Tahunan ini dimulai hari ini, tanggal 22 Januari dan akan berlangsung hingga 25 Januari 2019, dengan sejumlah agenda yang sudah dijadwalkan,” kata Bupati ROR, yang kala itu juga sekaligus melaporkan program Pemkab Minahasa yang sudah, sementara dan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa.

Selanjutnya, Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM Gembala Fetrisia Aling MTh, dalam sambutannya meminta seluruh peserta yang hadir untuk memberi warna dengan gereja-gereja lainnya dalam kebersamaan Oikumene.

“Dalam Sidang Tahunan ini, kita harus memakai hikmat sehingga materi yang kita rumuskan dapat benar-benar bermanfaat bagi organisasi, dan selanjutnya kita dapat mengambil keputusan-keputusan untuk dijalankan kedepan,” kata Aling sambil menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa yang sangat membantu dalam pelaksanaan sidang tahun ini.

Sekretaris Umum Persekutuan Gereja Indonesia Pdt Dr Gomar Gultom dalam sambutannya memuji Sulut dan Minahasa. Dirinyana mengatakan bahwa, Provinsi Sulut khususnya Kabupaten Minahasa merupakan contoh daerah yang toleran. Sejarah menunjukkan kita betapa pentingnya persidangan sinode.

“Melalui persidangan ini kita dapat mendengarkan pendapat-pendapat dari orang lain dan kita dapat bersama-sama menjalankannya untuk menuju arah yang sama,” tandas Gultom.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur mengapresiasi pelaksanaan Sidang Tahunan KGPM sebagai agenda yang dinilai mampu memantapkan spirit pelayanan seluruh komponen yang ada. “Semoga Sidang Tahunan KGPM ini mampu memantapkan semangat dan komitmen pelayanan dalam melaksanakan tugas mulia, melayani demi keadilan dan membawa kedamaian bagi segala bangsa,” ujar Gunernur Olly.

Gubernur kemudian berharap, agenda strategis ini kiranya mampu mengevaluasi berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selang tahun 2018, serta merumuskan berbagai program kerja pelayanan KGPM yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2019.

“Sidang Tahunan ini akan benar-benar menghasilkan perubahan kearah yang lebih baik, merumuskan program kerja yang cerdas, kreatif, inovatif, dan solutif, dalam kerangka untuk menghantar segenap komponen KGPM semakin berkualitas, semakin kokoh dalam persaudaraan yang rukun dan damai, serta senantiasa mengandalkan Tuhan dalam segala hal, untuk dapat menjadi garam dan terang dunia,” ujar Gubenur.

Dirinya lalu mengajak seluruh komponen KGPM untuk senantiasa bersinergi dengan pemerintah dalam mengupayakan tercapainya berbagai tujuan pembangunan daerah di tahun 2019 termasuk pelaksanaan Pemilu Presiden dan Legislatif.

“Jemaat harus menunjang seluruh tahapan Pilpres dan Pileg 2019, sehingga dapat berjalan dengan aman damai tertib. Kita doakan semoga setiap proses bisa dilalui dengan baik serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” tandasnya.

Disela-sela acara ini, Gubernur Olly juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut berupa hibah uang senilai Rp 1 miliar untuk KGPM. Sementara Pemkab Minahasa menyerahkan dana hibah sebesar Rp 200 juta. Bantuan itu secara simbolis diterima oleh Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM, Gembala Fetrisia Y Alling MTh.
Terpantau, kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, para pemuka agama dan tokoh masyarakat yang ada.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan