
Manado – Mutasi serta promosi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov)Sulut kembali dilakukan. Kepala Biro Umum Setdaprov Sulut yang sebelumnya dijabat Rudij Roring SE, digantikan Ir Femmy Suluh yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Perlengkapan. Rudij Roring sendiri dipromosi ke jabatan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan.
Pelantikan tersebut berdasarkan SK Gubernur No. 821.2/BKD/SK/190/2013 untuk pejabat Eselon II tertanggal 12 Nopember 2013.
Tiga Sekretaris yang mendapat promosi ke Eselon II, yaitu, Edwin Kindangen yang sebelumnya Sekretaris Inspektorat dipercayakan menjabat Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Sulut, Marly Gumalag Sekretaris Dinas ESDM menjabat Kepala Dinas ESDM menggantikan Boy Tamon dan Noldy Liow Sekretaris Dinas Perkebunan dipercaya menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut menggantikan Hoyke Makarawung yang purna bakti.
Sementara ditingkat pejabat Eselon III ada sekitar 17 pejabat yang dilantik, diantaranya Drs Benny Kalonta, back to basic dari Ka UPTD Wilayah II Minahasa kembali dipercayakan untuk menahkodai UPTD Wilayah I Manado, bergantian tempat dengan Drs Ferdinand Sumarauw, termasuk 15 pejabat Eselon IV yang dilantik terdapat Kasubag Pengumpulan dan Penyaringan Informasi Biro Pemerintahan dan Humas yang selama ini kosong di isi oleh Fietje Havelaar SE.
Pelantikan yang berlangsung di ruang Huyula, Rabu (13/11) dipimpin langsung Wagub Dr Djouhari Kansil MPd dan turut disaksikan Sekdaprov Ir Siswa R Mokodongan, para Asisten serta pejabat teras Pemprov Sulut.
Menurut Kansil, perlu dipahami bahwa penempatan dalam jabatan struktural merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan, agar sebagai birokrat, harus terus menunjukan loyalitas dan etos kerja yang tinggi dalam setiap jabatan yang dipercayakan.
“Intinya dalam bekerja saudara dapat merespons secara cepat dan cerdas segala sesuatu yang dibutuhkan organisasi, utamanya masyarakat, karena kita adalah abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat yang dalam tugas dan fungsinya, dituntut menghasilkan output maupun outcome yang bukan hanya biasa-biasa saja, bukan standard-standard saja, melainkan capaian-capaian spektakuler dan capaian-capaian prestasi, “tandasnya.
Sementara, pelantikan bagi pejabat eselon III dan IV ini berdasarkan SK No. 821.2/BKD/SK/191/2013 Tanggal 12 Nopember 2013.


























