Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang (JWS-Ivansa), mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw, melakukan penebaran benih ikan di Danau Tondano, Jumat (11/03), berlokasi di objek pariwisat Sumaru Endo Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa.
Dalam prakatanya mengawali kegiatan ini, Bupati JWS melaporkan bahwa Danau Tondano memiliki luas 6.728 hektar dan berada dalam enam wilayah Kecamatan dan 22 Desa/ Kelurahan, dengan potensi budidaya untuk karamba jaring apung sebanyak 12.000 dan hingga saat ini telah termanfaatkan 8.500 unit jaring.
Bupati mengatakan bahwa upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat Perikanan di Minahasa masih membutuhkan topangan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.
“Olehnya dalam mengatasi pembersihan eceng gondok yang masih ada di Danau Tondano ini, Pemerintah dan masyarakat Minahasa tentu akan sangat terbantukan apabila mendapat bantuan hibah berupa alat berat eksavator bagi Pemkab Minahasa,” kata Bupati JWS yang disambut tepuk tangan semua hadirin yang hadir.
Sementara, Direktur Kesehatan Ikan dan Lingkungan Kementerian KP Dr Ir Agus Priyono, MSi menyampaikan bahwa benih ikan yang disiapkan saat ini berjumlah kurang lebih 200.700 ekor benih ikan dan diharapkan dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat setempat.
“Ada beberapa jenis ikan yang kita tabur seperti Nila dan ikan Mas. Diharapkan ini dapat bermanfaat dan kedepan dapat dinikmati masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sedangkan, Anggota Komisi IV DPR RI Ir Mindo Sianipar dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi Danau Tondano yang sangat besar ini harus dimanfaatkan dengan baik, antara lain dengan memanfaatkan eceng gondok bertumbuh luas saat ini untuk tidak dihabiskan semua saat pembersihan, karena eceng gondok mempunyai fungsi lain yaitu dapat dijadikan sebagai pupuk kompos untuk tanaman.
Sianipar mengusulkan agar Sulut harus menjadi pusat pangan ternak agar supaya masyarakat tidak kesulitan mendatangkan pakan tersebut dari Provinsi lain, seperti pakan ternak babi yang setiap harinya harus dikirim lebih dari 100 ton per harinya.
Selanjutnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam amanatnya mengatakan bahwa potensi Danau Tondano layak untuk dibudidayakan secara maksimal, karena melalui danau ini masyarakat Sulut dapat terbantu terlebih khusus pada bidang pemenuhan kebutuhan Listrik dan Air.
Dikatakan Gubernur melihat pada data kemiskinan tahun 2013 sanpai 2014, tingkat kemiskinan di Sulut meningkat dari 7,2% menjadi 9,6%. Melihat potensi Danau Tondano ini diharapkan dengan bantuan benih ikan oleh Pemerintah ini akan dibudidayakan dengan baik serta dapat menopang pembangunan masyarakat di sekitar Danau Tondano dan dapat membantu masyarakat sekitar sebagai tempat mata pencaharian bagi masyarakat sekitar.
Gubernur OD juga merespon akan harapan Bupati JWS berupa bantuan hibah alat besar untuk pembersihan eceng gondok di Danau Tondano ini.
“Harapan Bupati tadi sudah didengarkan langsung oleh Pak Mindo dan pihak Kementerian yang hadir saat ini. Saya yakin harapan itu akan segera diwujudkan oleh beliau-beliau ini,” ucap Gubernur.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penebaran benih ikan oleh Gubernur dan para pejabat yang hadir.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Ny Pricillia Sianipar-Rondo, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Ir Saud Hutagalung MSc, Direktur Perbenihan Ir Syarifudin MSi, Ketua DPRD Minahasa James Rawung SH, Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng SH MSi, Kaban Kesbangpol Sulut Edwin Silangen SE MSi, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Ir Ronald Sorongan, Plt Kadis Perikanan dan Kelautan Minahasa Dr SW Siagian MA, Kaban BP4K Ir Suhban Torar, Kadis Kehutanan Ir Wenny Talumewo, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo SE MSi, Camat Remboken Drs Arthur Palilingan, para undangan dan masyarakat kelompok nelayan di Minahasa.(fernando lumanauw)


























