Minahasa – Pasca dilantik oleh Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey SSi MAP, Selasa 14 Juli lalu, Hukum Tua Desa Bukit Tinggi Kecamatan Kakas Barat, Steivy Mexdy Michael Kawilarang, gelar Ibadah Ucapan Syukur, Jumat (17/07) sore.
Ibadah Syukur Keluarga Kawilarang-Keloay ini dipimpin Pdt Denni Pioh MTh, dengan pembacaan Alkitab terambil dalam Kitab 1 Tawarikh 29:10-12. Dalam khotbahnya, beliau mengingatkan tentang bagaimana menjadi berkat bagi banyak orang, dan tetap mengandalkan Tuhan.
“Bapak Hukum Tua dipanggil dan dipilih untuk melayani masyarakat. Kepercayaan yang Tuhan beri ini, jalani lah dengan penuh pengabdian kepada Tuhan, melayani masyarakat dan tetaplah rendah hati,” ujarnya.
Usai ibadah, Camat Kakas Barat Jeane Sumendap SP MAP, dalam sambutannya menyampaikan banyak selamat kepada Hukum Tua Michael Kawilarang, dan selamat kepada seluruh masyarakat yang sudah memiliki pemimpin baru.
“Ini tugas yang berat untuk melayani masyarakat, karena bertugas 1×24 jam. Ini kepercayaan Tuhan melalui masyarakat. Jangan takut, kalau Tuhan menyertai pasti Tuhan juga menolong,” ujar Sumendap.
“Tidak ada lagi perbedaan. Hukum Tua milik semua masyarakat. Rangkul lah seluruh masyarakat, karena keberhasilan seorang pemimpin di desa harus didukung seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Sementara, Kumtua Michael Kawilarang didampingi isteri tercinta Stella Keloay, mengaku bersyukur kepada Tuhan bisa sampai pada tahap ini, dimana Tuhan telah mempercayakan dirinya menjadi pemimpin di Desa Bukit Tinggi.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan Tuhan melalui masyarakat ini akan dia isi dengan pengabdian. “Komitmen kami yakni memberi diri dalam pengabdian kepada masyarakat. Mohon dukungan doa dan keterlibatan seluruh masyarakat dalam membangun desa ini,” tukasnya.
Kapolsek Kakas IPDA Daniel Pangau SH, Sekcam Kakas Barat Ruddy Kolang, para Hukum Tua sekitar Kecamatan Kakas Barat, Pendamping Desa Osbert Suawa, Stella Lantu, mantan Hukum Tua Alfrintje Sahelangi dan mantan Ketua TP-PKK Herry Keolay, Perangkat Desa, BPD, LPM, Tokoh Agama. Tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakat.(fernando lumanauw)























