Minahasa – Terhitung sejak awal tahun 2019 ini, Pasar Tondano resmi ketambahan fasilitas baru. Akan hal ini,
Bupati Minahasa Ir Royke O Roring MSi berharap tempat ini bisa menjadi berkat.
“Kiranya dengan ketambahan fasilitas baru, ini benar-benar busa menjadi berkat bagi kita semua, sehingga perputaran uang di Minahasa khususnya di Kota Tondano lebih meningkat. Mari para pedagang dan pengelolah kita manfaatkan fasilitas baru ini dengan menjaga kebersihan, supaya apa yang telah kita buat ini boleh dipergunakan dalam jangka waktu yang lama,” kata Bupati ROR saat meresmikan fasilitas baru Pasar Tondano, yang dananya bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 ini, Sabtu (19/01).
Lanjut dikatakan Bupati, keberadaan suatu pasar menunjukan keberhasilan salah satu daerah. Sebab menurutnya, perputaran ekonomi suatu daerah terlihat dari pasar.
“Untuk itu sekali lagi saya berpesan, dengan ketambahan fasilitas ini, saya berharap dapat dimanfaatkan dengan baik. Kepala Dinas Perdagangan serta kepala pasar dan para petugas pasar, agar benar-benar selektif menetukan pedagang yang akan menempati tempat ini,” pesan Bupati.
“Berikesempatan kepada masyarakat kita untuk berdagang tentu dengan kriteria dan mekanisme yang sudah di tentukan. Jangan ada KKN sebab saya tidak ingin ada laporan masuk dari sesama pedagang,” tandasnya.
Bupati ROR kemudian meminta kepada masyarakat untuk selalu mendoakan dan mendukung terus dirinya bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, untuk melayani masyarakat Minahasa.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Moudy Lontaan dalam laporanya mengatakan bahwa, dasar pelaksanaan pembangunan revitalisasi pasar rakyat Tondano ini adalah DAK Bidang pasar kementerian perdagangan Republik Indonesia yang tertuang pada rencana kerja anggaran dan DPA Dinas Perdagangan Tahun 2018.
“Adapun tujuan dan sasarannya yakni, memperlancar arus distribusi barang, meningkatkan daya saing pasar dalam negeri serta mengoptimalkan peran pasar rakyat sebagai pusat kegiatan distribusi penyaluran barang secara langsung atau tidak langsung kepada konsumen melalui proses jual beli bernagai jenis barang konsumsi dengan cara tawar menawar,” ujar Lontaan.
Selanjutnya Lontaan juga mengatakan, pembangunan dengan biaya kurang lebih 2,6 Miliar ini, dibangun diatas lahan dari bagian tanah pasar Tondano yang adalah milik Pemkab Minahasa,
“Pembangunan ini meliputi 1 (satu) unit los ikan segar, satu bangunan los buah, 4 unit kios, satu unit gedung kontruksi dua lantai yang didalamnya terdapat los barito, cafetaria/foodcourt tujuh unit dan satu buah toilet,” pungkasnya.
Turut hadir dalam peresmian ini, Asisten Dua Wilfort Siagian, camat Tondano Barat Maya Kainde, Kepala Pasar Tondano, forkopimda kecamatan Tondano Barat, undangan serta para pedagang.(fernando lumanauw)





















