Pemkab Gelar Sosialisasi KDRT dan Trafficking di Minahasa

Jantje Wowiling Sajouw (JWS)
Jantje Wowiling Sajouw (JWS)

Tondano – Sosialisasi tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Perdagangan Orang (Trafficking) digelar oleh Pemkab Minahasa melalui Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Minahasa pada Senin (22/09) di Aula SMK Negeri 1 Tondano.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Minahasa yang diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Hetty Rumagit SH yang dihadiri oleh Kepala Badan KBP3A Minahasa Dra Joula Mamahani dan diikuti oleh para Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Anak, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, Dosen, Guru dan siswa SMA/SMK di Tondano.

Dalam sambutan Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajouw yang disampaikan Asisten III Hetty Rumagit mengatakan bahwa masyarakat perlu mendapatkan pemahaman tentang KDRT dan Trafficking agar memiliki pengetahuan dalam upaya mencegah berbagai bentuk KDRT dan Perdagangan Orang ini.
Dikatakannya bahwa pada dasarnya kasus KDRT tidak diungkapkan karena masih dianggap sebagai urusan pribadi atau urusan internal keluarga yang tidak perlu diketahui orang lain, padahal hal ini merupakan pelanggaran HAM dan norma sosial.
Diuraikan Rumagit bahwa perdagangan orang adalah fenomena global yang didorong oleh banyaknya permintaan dan dipicu oleh kemiskinan pengangguran. Dampaknya sangat menggenaskan karena korban bisa saja mengalami kekerasan fisik atau ancaman baik bagi dirinya sendiri maupun keluarganya.
Ditambahkannya, guna efektifnya penanganan ini maka perlu adanya peran dari berbagai elemen masyarakat secara terpadu dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak korban kekerasan.
“Berikan perhatian yang serius agar apa yang menjadi harapan kita yaitu Masyarakat Minahasa yang Sejahtera dan Bermartabat dapat menjadi kenyataan” katanya.
Adapun Nara sumber kegiatan ini diantaranya Kaban Perlindungan Anak Provinsi Sulut Ir Mieke Pangkong MSc, unsur Polres, Konsultan Gender dll.

Tinggalkan Balasan