Tomohon – Rencana pelebaran ruas jalan Tomohon-Manado akan dimulai tahun ini. Pemkot Tomohon sebagai pihak berkepentingan segera memulai sosialisasi pembebasan lahan.
Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak melalui Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Ronni Lumowas SSos MSi baru-baru ini mengatakan mulai Senin (22/03) akan turun lapangan untuk memberi penjelasan kepada masyarakat soal pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pelebaran jalan.
“Dua kelurahan yakni Kinilow dan Tinoor akan disosialisasikan, berkoordinasi dengan pihak kecamatan sampai kelurahan, tentu dengan instansi terkait,” jelas Lumowa.
Lumowa mengatakan sesuai instruksi Walikota, Pemkot berharap warga yang memiliki lahan untuk berkerjasama baik dengan pemerintah agar terjadi kesepakatan karena pembebasan lahan ini untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.
“Patokan dasar harganya sesuai NJOP. Nanti lihat ke depannya bagaimana,” lanjutnya.
Untuk alokasi dana APBD sudah disisihkan Rp 2 miliar yang dipos tahun 2014 namun belum digunakan dan menjadi SILPA.
“Dana Rp 2 miliar itu akan ditambah Rp 1 miliar. Jadi perkiraan akan menelan anggaran sekitar Rp 3 miliar,” tukas Lumowa.
Diketahui Balai Jalan dan Jembatan mengatakan pihaknya masih menunggu Pemkot Tomohon menyelesaikan pembebasan lahan. Nantinya sesuai target, tahun 2016 pelebaran jalan Tomohon- Manado baru dimulai. (maria)


























