Pusat di Maluku Utara, Gempa 6,8 SR tak Berpotensi Tsunami

Bitung- Belum hilang dari ingatan gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, (15/11) lalu, kini hal yang sama kembali terjadi, tepatnya pada Rabu (26/11) sekitar pukul 22.38 wita.

Untuk gempa kali ini, berkekuatan 6,8 skala reachter.

Demikian dijelaskan Forkester Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim kelas II Bitung, Ricky Daniel Aror, saat dihubungi via ponsel, Rabu (26/11).

Gempa ini berada di kedalaman 10km Tenggara Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), provinsi Sulut.

“Pusat gempa di tenggara Sitaro, yang diakibatkan pergeseran lempeng. Ini tidak berpotensi tsuami,” jelas Aror.
oleh karenanya, masyarakat dihimbau tenang, namun tetap waspada.

“Kemungkinan terjadi gempa susulan bisa saja terjadi. Oleh karena itu dihimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, namun selalu waspada,” tukasnya.

Sementara dari informasi yang dikeluarkan BMKG Pusat, episentrum gempa berada di 135 km barat laut, Halmahera Maluku Utara.

Titik gempa ini sendiri berjarak 10 km di tenggara Pulau Sitaro Sulut yang terjadi pukul 22.33 Wita. Sedangkan goncangan yang kedua kalinya 5,0 SR pada pukul 22.46 Wita dan yang ketiga kalinya 5,4 SR pada pukul 22.49 Wita. (Hezky)

Tinggalkan Balasan