Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dibawah pimpinan Bupati Dr Ir Royke Oktavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi MM (ROR-RD), menghimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada bencana alam di tengah cuaca extrim saat ini.
“Intensitas curah hujan di wilayah Minahasa dan sekitarnya terus meninggi beberapa hari belakangan ini, oleh sebab itu Bupati dan Wakil Bupati menghimbau masyarakat untuk waspada, khusunya warga masyarakat yang bermukim di lokasi rawan banjir dan longsor.” Kata ROR-RD melalui Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa, Maya Kainde, Jumat (27/01) pagi.
Sebaiknya, lanjut Kainde, warga jauhi lokasi-lokasi rawan bencana, baik itu daerah rawan longsor, banjir serta awasi pohon-pohon besar yang sudah rapuh dan rawan tumbang di lokasi pemukimam.
Sejauh ini, menurut Kainde, belum ada laporan terjadinya bencana di wilayah Minahasa. Namun, kewaspadaan masyarakat diharapkan dapat menjadi upaya dini dalam mengantisipasi potensi bencana.
“Jangan mudah percaya kabar-kabar hoax yang beredar di media sosial atau apapun yang dapat memperkeruh kondisi. Yang pasti kita semua harus tetap waspada dan berdoa supaya daerah kita dihindarkan dari bencana,” tandasnya.
Diketahui, wilayah Minahasa memang tergolong rawan banjir dan tanah longsor. Itu dikarenakan struktur tanah yang labil. Bahkan ada sejumlah titik yang jadi langganan longsor apabila curah hujan terjadi berkepanjangan.
Sesuai pemetaan wilayah rawan bencana oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Minahasa, wilayah rawan longsor tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Tondano Utara, Kakas, Langowan Selatan, Langowan Timur, Tombulu, Tombariri, Kombi dan Lembean Timur.(fernando lumanauw)




















