Sebabkan Cuaca Ekstrem, Bupati ROR Minta Warga Waspadai Bibit Siklon Tropis

Minahasa – Sulawesi Utara, termasuk didalamnya Kabupaten Minahasa, berpotensi terdampak Bibit Siklon Tropis 94W yang bisa saja menjadi Siklon Tropis dan berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem seperti, hujan lebat berdampak banjir dan tanah longsor, serta puting beliung disertai petir dan kilat yang dapat menyebabkan pohon tumbang.

Untuk itu, Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi meminta kepada seluruh masyarakat Minahasa agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut dan tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar terhindar dari bencana alam.

“Saya mengajak kita semua berdoa kepada Tuhan, agar kita terhindar dari bencana alam. Saya menghimbau kepada masyarakat yang bermukim dia wilayah perbukitan dan dataran rendah yang berpotensi banjir agar tetap waspada dan mencari tempat lebih aman untuk sementara waktu bila perlu,” ujar ROR.

Bagi nelayan dan masyarakat yang berada di pesisir pantai, Bupati menghimbau agar bisa tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ombak tinggi dan bila tidak memungkinkan, sebaiknya jangan melaut untuk sementara waktu bagi para nelayan.

“Bagi masyarakat yang hendak bertamasya ke pantai, sebaiknya diurungkan dulu niatnya. Sebaiknya tunggu hingga keadaan cuaca semakin kondusif, baru melakukan aktifitas di pantai,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Nofry Lontaan ST ketika ditemui Cybersulutnews.co.id mengatakan, pihaknya terus siaga 1X24 jam, guna memantau dan merespon laporan warga saat diperlukan.

“Kita tetap siaga. Ada tim dengan diperlengkapi sejumlah peralatan, bersiaga mengantisipasi kalau-kalau ada laporan warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Sementara, dikutip dari laman Kompas.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Deputi Bidang Pencegahan, Lilik Kurniawan, menghimbau Kepala Daerah agar segera menyusun rencana dan pengambilan keputusan terkait upaya mitigasi.

Dia berharap, Pemerintah Daerah dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti puting beliung, hujan lebat, disertai kilat/petir, hujan es dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang serta jalanan licin.

Adapun 30 wilayah yang mendapatkan pesan peringatan dini dari BNPB adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten DKI Jakarta, Jawa Barat, jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

Selain itu, peringatan diberikan pada Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Adapun BMKG menyebut bahwa bibit siklon tropis 94W di Samudera Pasifik dan Timur Laut Papua berpotensi menjadi Siklon Tropis dalam waktu seminggu ke depan. Bibit Siklon Tropis akan mempengaruhi cuaca di bagian utara Indonesia, seperti Sulawesi, kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua dan sejumlah wilayah lannya.

Akibat Bibit Siklon tersebut, diperkirakan akan terjadi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angina kencang dan tinggi gelombang pada periode 13-19 April 2021.(fernando lumanauw)

Leave a Reply