Tomohon Miliki Taman Pendidikan Panas Bumi

Tomohon – Pengembangan energy Gheothermal (Energi Panas Bumi) di Kota Tomohon menjadi perhatian Negara Selandia Baru. Hal iini dibuktikan denganhadirnya Duta Besar Negara tersebut Dr Trevor Matheson bersama tim
yang melakukan kunjungan kerja pertama kalinya di Kota Tomohon.

Pada Jumat (07/08/2015) secara resmi menandatangani persetujuan kerjasama dalam pengembangan energi panas bumi di Sulawesi Utara yang dipusatkan di Kota Tomohon.

Hal ini ditandai dengan soft launching  Lahendong Geothermal Park (peluncuran Taman Pendidikan Panas Bumi) oleh wakil Rektor P2M Universitas Gajah Mada dan Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak.

Selanjutnya untuk pengembangan energi panas bumi atau gheothermal maka kerjasama dengan pemerintah Indonesia ditandai dengan pembukaan pusat pendidikan.gheothermal yang berlokasi di sekitar Danau Linow yang juga dalam
rangkaian Gheothermal Festival bersamaan dengan iven presitisius Tomohon International Flower Festival 2015.

Gubernur SH Sarundajang yang didampingi Walikota Jimmy F Eman SE Ak mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas Gajah Mada serta memberikan apresiasi kepada Dubes Selandia Baru yang telah menandatangi kerja sama dalam pengembangan Panas Bumi dan sekaligus meluncurkan Taman Pendidikan Geothermal yang ditandai dengan pemukulan Tetengkoran bersama Wakil Rektor UGM.

“Dengan hadirnya taman pendidikan panas bumi yang juga merupakan tempat wisata dan lokasi belajar tentang panas bumi maka masyarakat dapat mempelajari ilmu pengetahuan tentang panas bumi dan teknologi pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Melalui kegiatan wisata dan pendidikan, masyarakat diharapkan dapat mengapresiasi kawasan panas bumi sebagai warisan alam yang perlu untuk untuk dikelola dengan mengedepankan kelestarian alam, hal ini akan memberikan dukungan bagi pengembangan energi panas bumi di Indonesia dan Sulawesi Utara bersama Tomohon khususnya,” kata Gubernur SHS.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menyambut baik peluncuran penggunaan taman panas bumi yang lokasinya teritegrasi lansung dengan obyek wisata andalan Kota Tomohon yaitu Danau Linow yang bersinggungan langsung dengan kegiatan olahraga yaitu Tomohon Linow Lake 10 K yang nantinya akan dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Dengan hadirnya taman ini yang berimplikasi langsung bagi pendidikan dan berbasis wisata, dimana para pengunjung dapat belajar mengenai aspek-aspek ilmu kebumian yang menyangkut keberadaan potensi panas bumi serta teknologi pemanfaatan energi tersebut.
Dengan infrastruktur yang memadai ditunjang pemandangan yang asri dan akses jalan yang baik serta fasilitas penunjang kepariwisataan yang cukup memadai. Maka daerah ini sangat layak untuk dijadikan tujuan wisata pendidikan dan laboratorium alam, yang menjadi sarana menimbah ilmu pengetahuan dan teknologi panas bumi, serta menumbuhkan cinta terhadap energi panas bumi yang bersih, terbarukan dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” kata Dr Pri Utami, Dr Khasani, Dr I Wayan Warmada dan S Yohana Cahya Wijay dari Pusat Penelitian Panas Bumi Fakultas Teknik UGM yang telah dituangkan dalam buku.(maria)

Tinggalkan Balasan

News Feed