Minahasa – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara, Selasa (07/03) pagi, melakukan bimbingan teknis (Bimtek) mengenai Penyusunan Daftar Registrasi atau Risk Register, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Minahasa, bertempat di ruang sidang Kantor Bupati, Tondano.
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Minahasa Dr Lynda Deisye Watania MM MSi, dan diikuti oleh para Kepala OPD, para Kepala Bagian di Sekdakab Minahasa, dan para Pelaksana Perencana di masing-masing OPD, dengan narasumber Rudi Siswanto, selaku Koordinator Program Pengawasan dan Pelaporan Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) BPKP
Kepala Inspektorat Minahasa Moudy Lontaan SSos mengatakan, Bimtek ini bertujuan untuk melakukan mitigasi daftar resiko seluruh program kegiatan di masing OPD.
“Mitigasi ini dimaksud agar supaya resiko terjadinya persoalan dalam melaksanakan program di masing-masing OPD ini bisa terdeteksi secara dini. Karena, nantinya OPD akan menyusun program, mulai dari identifikasi resiko, analisis resiko, penilaian resiko, lalu dievaluasi dan pemantauan,” terang Lontaan.
“Dengan mengetahui resiko resiko yang kemungkinan terjadi ini, maka pengelolaan keuangan, pencapaian tujuan dan sasaran pemerintahan pembangunan masyarakat, bisa tercapai secara optimal,” tambah Lontaan.
Lanjut kata dia, diakhir acara nanti, hasil masing penyusunan daftar resiko ini akan ditandatangani dihadapan Sekda.
“Ini juga nantinya akan menjadi salah satu syarat bagi APIP Inspektorat Kabupaten untuk ditingkatkan menjadi level III arau pemeriksaan pengawasan sudah berbasis resiko dan aplikatif,” pungkasnya.
Sementara, Sekda Watania dalam sambutan berharap, dengan kehadiran BPKP ini, dapat memberikan pencerahan dan pemahaman tentang bagaimana menyusun dan memetakan daftar risiko mungkin, penyebab resiko, dampak dan probabilitas terjadinya risiko serta cara mengatasi dan mengendalikan risiko di masing-masing perangkat daerah.
“Risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan atau merugikan dan membahayakan dari suatu perbuatan atau tindakan. Setiap OPD tidak terlepas dari risiko dalam menjalankan dan mengelola roda OPD nya. Untuk itu, pentingnya pengelolaan dan mitigasi dengan baik sebelum terjadi,” ujarnya.
Acara ini sendiri akan berlangsung hingga Jumat, 10 Maret nanti.(fernando lumanauw)


























