Peluang Jabat Kadis P3A, dr Devi Bakal Ikut Tes Susulan

Manado – Mantan Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut, dr. Kartika Devi Tanos berpeluang menduduki Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis P3A) yang dilelang terbuka (open bidding).

Istri tercinta Wakil Gubernur Sulut tersebut tengah bersaing dengan 3 kandidat lain yang memiliki peluang sama, yakni, Nelda Luntungan, Selvie Paat dan Ummi Nadiamuddin.

Adapun jabatan Kepala Biro Kesra yang turut dilelang, menempatkan 5 kandidat yang bersaing, yakni, Fereydy Kaligis, Wanda Musu, Jackson Ruaw, Andra Mawuntu dan Christie Saruan.

Dua jabatan eselon II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) yang telah dibuka seleksi terbuka di atas telah memasuki tahapan penulisan makalah.

Tes tersebut dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (25/5/2021).

Sayangnya, dari sembilan peserta seleksi yang mendaftar hanya enam yang ikut tahapan penulisan makalah.

Terpantau wartawan, pejabat yang ikut tahapan penulisan makalah ini di antaranya, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Andra Mawuntu, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Wanda Musu, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Christi Saruan, Kepala UPTD Samsat Tomohon Selvie Paat, Fereydy Kaligis dan Nelda Luntungan.

Tiga peserta lainnya yakni, Mantan Karo Kesra dr. Kartika Devi Tanos, Kabag Protokol Jackson Ruaw dan Ummy Nadiamudin berhalangan hadir.

Berdasarkan informasi yang dirangkum wartawan, dr Devi berhalangan hadir karena tengah mendampingi Wagub Steven Kandouw  yang melakukan kunjungan kerja di Bolmut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut Femmy Suluh saat dikonfirmasi membenarkan baru enam pejabat yang ikut penulisan makalah hari ini.

“Yang dua nanti menyusul karena ada penugasan. Satu izin sakit,” ungkap Suluh.

Penulisan makalah ini wajib diikuti para pejabat yang ikut seleksi terbuka. Suluh berujar, pejabat yang belum ikut diagendakan mengikuti sebelum tes wawancara.

“Nanti menyusul Kamis pagi,” terangnya.

Sebelumnya, Asisten III Setdaprov Sulut yang juga sebagai wakil ketua paniti seleksi Asiano G Kawatu mengatakan untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II akan diikuti beberapa tahapan. Yakni, assesment, penulisan makalah dan tes wawancara.

“Setelah ikuti semua tahapan hasilnya dikirm ke Kemendagri. Mudah-mudahan (hasilnya) secepatnya dapat,” tukasnya.

Para pejabat yang ikut seleksi ini pernah ikut assesment. Di mana, assesment mereka ini masih berlaku tiga tahun. Sehingga sudah tidak dilaksanakan lagi langsung ke tes makalah.

Panitia seleksi jabatan eselon II ini dipimpin Sekdaprov Edwin Silangen, Asisten III Asiano G Kawatu sebagai wakil ketua, serta dibantu Kepala BKD Sulut Femmy Sulut, Kepala BKN Regional Sulut, Rektor Unsrat dan Rektor Della Sale.

Tinggalkan Balasan