by

Safari Natal Pemkab Minahasa, ROR Kunjungi Kawangkoan Utara

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melakukan Safari Natal sudah memasuki hari ketiga, Kamis (03/12). Di hari ketiga ini, Bupati Minahasa DR Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu SSos dan jajaran, mengunjungi Kecamatan Kawangkoan Utara dan beribadah perayaan Natal di Gedung Gereja GMIM Zaitun Kiawa.

Ibadah perayaan Natal yang dirangkaikan dengan deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ini, dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Zaitun Kiawa Pdt Novri Kolibu MTh.

“Tanpa terasa sudah hampir sembilan bulan kita berada di masa masa pandemi COVID-19. Kita merayakan Natal kali ini pun tidak seperti biasanya. Namun, kita tetap bersyukur karena selama sembilan bulan ini masih tetap dalam pernyertaan Tuhan, kita masih dituntun dan dijaga melewati mama masa sulit ini,” kata Bupati dalam sambutannya.

Dimasa-masa seperti ini kata ROR, masyarakat patut bersyukur karena Tuhan menempatkan para pemimpin yang benar-benar peduli dengan masyarakat, karena pengambilan kebijakan yang betul betul memperhatikan rakyat.

“Berkat sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat, berbagai bantuan bisa dihadirkan untuk rakyat Minahasa seperti, Bantuan Langsung Tunai untuk 20.831 penerima, Bantuan Sosial Tunai dari 17.000 penerima berkembang menjadi 35.274 penerima, Peserta Keluarga Harapan sebanyak 11.787 Kepala Keluarga, BPNT 8311 penerima, serta bantuan mikro yang bisa mencapi 27.983, sehingga penerima bantuan pemerintah di Minahasa ada sekitar 106.000 penerima,” terang Bupati.

“Ini adalah program program yang sinergi, karena sinergi ini kita kita banyak mendapat berkat. Untuk itu, dalam rangka menopang program pemerintah kedepan, baik nasional, provinsi maupun kabupaten, mari kita tetap satu visi, punya visi bersama membangun Minahasa, Provinsi dan Pusat,” ujarnya.

Bupati kemudian mendeklarasikan Lima Pilar STBM, untuk meraih status Desa Sehat dengan, dimana setiap desa harus mencapai lima pilar ini yakni, tidak buang air di sembarang tempat, selalu mencuci tangan pakai sabun, pengelolaan air dan makanan yang aman, pengelolaan sampah dengan benar dan pengelolaan limbah cair rumah tangga yang aman.(fernando lumanauw)

Comment

Leave a Reply

News Feed