
Minahasa – Usai nonton pertandingan sepak bola Piala Dunia, Maurion Kotambunan (21), warga Kelurahan Watulambot Kecamatan Tondano Barat, ditemukan tewas gantung diri oleh orang tuanya di gudang belakang rumah, Rabu (09/07), sekitar pukul 08.00 pagi tadi.
Meita, ibu korban, kepada wartawan menuturkan, usai pulang nonton bola bersama teman-temannya, anaknya sempat sarapan bersama dan sempat meminta dirinya agar ke TPS bersama-sama untuk mencoblos pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
“Usai sarapan, kami berencana akan ke TPS bersama. Tapi, setelah tiba waktu untuk ke TPS, saya cari dia tidak ada di dalam rumah, kemudian saya mencoba melihat ke gudang, ternyata anak saya ini ada disana sudah tidak bernyawa dan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali,” terang Meita, disertai isak tangis dan duka mendalam.
Menurut keterangan Meita, anaknya beberapa hari sebelum kejadian gantung diri sempat mengeluhkan masalah internal keluarganya, namun tidak secara rinci menjelaskan persoalan tersebut.
“Beberapa hari lalu anak saya memang sempat mengeluh masalah keluarganya,” ujar Meita, sembari menambahkan, korban telah menikah dan memilik satu anak yang masih berusia 11 Bulan.
Terkait hal ini, Kapolres Minahasa, AKBP Dra Henny JA Posumah, ketika dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ditubuh korban tidak didapati tanda-tanda kekerasan dan murni karena bunuh diri.
“Menurut ciri-ciri kematian, korban memang bunuh diri,” ungkap Posumah.(fernando lumanauw)




















