Korengkeng Akui Masih Ada Kegiatan Eksploitasi Anak Di Minahasa

Jeffry Robby Korengkeng SH MSi
Jeffry Robby Korengkeng SH MSi

Minahasa – Sekretaris Daerah Kabupaten, Jeffry Robby Korengkeng SH MSi mengakui, masih ada anak usia sekolah di Kabupaten Minahasa, menjadi korban eksploitasi anak.

Hal tersebut terungkap saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, melalui Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana Nasional Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BkKBNP3A) Kabupaten Minahasa, menggelar sosialisasi Perlindungan Anak dan Pembentukan Forum Anak Daerah di Kabupaten Minahasa, Rabu (11/06), bertempat di gedung perjuangan, Kelurahan Tounkuramber Kecamatan Tondano Barat.

Korengkeng yang membuka acara mewakili Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi tersebut, dalam sambutannya mengatakan, ada banyak anak yang terjerat dalam pekerjaan yang seharusnya tidak dilakukannya.

Sehingga menurutnya, kondisi ini mempengaruhi dinamika pembangunan bangsa dalam psikologi, pendidikan dan kesehatan anak.

“Anak adalah aset dan masa depan bangsa, maka haruslah mereka dipersiapkan untuk tumbuh dan berkembang menjadi arsitek pembangunan bangsa,” kata Korengkeng, sembari berharap kegiatan ini dapat menjadi media berbagi ide, pengalaman dan informasi serta sarana untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas untuk menyamakan visi dan prestasi dalam meningkatkan perlindungan anak.

“Kita harus mengedepankan rasa solidaritas dan kepedulian bagi pertumbuhan anak dalam lingkungan sosial. Harus ada komitmen moral untuk menjadikan anak Indonesia yang sehat dan berkualitas sebagai kontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara,” kata suami tercinta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa Ny Seeve Korengkeng-Warouw ini.

Kegiatan sosialisasi ini sendiri menghadirkan nara sumber dari BP3A Provinsi Sulawesi Utara, Drs Tonny Panengkelan dan Kepala Unit IV bidang PPA Reskrim Polres Minahasa, Aiptu Juliana Oraile.

Hadir dalam acara ini juga, Kepala BkKBNP3A Minahasa, Dra Joula Mamahani, perutusan SKPD, perwakilan Kecamatan dan Kepala Sekolah serta sejumlah undangan lainnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan