Minahasa – Misi kemanusian 56 Relawan utusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, menyalurkan bantuan logistik dan pelayan kesehatan gratis di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), selama tiga hari, usai Minggu (14/10) sore kemarin.
Setelah sebelumnya melakukan penyaluran bantuan ke sejumlah daerah di Sulteng, bahkan sempat menyusuri medan-medan berat dan berbahaya bagi keselamatan jiwa, dan ada kesan tersendiri bagi para relawan, misi itu kini selesai dilaksanakan.
Kondisi puluhan ribu masyarakat di beberapa daerah yang terkena bencana, didapati harus menahan lapar hingga berhari-hari karena sebelumnya belum ada bantuan logistik yang diterima. Begitu juga tenda-tenda darurat yang sangat terbatas untuk menampung puluhan ribu warga tidak memadai, akibatnya kepanasan dan kehujanan.
Penderitaan warga terobati oleh relawan Pemkab Minahasa yang tiba di Palu, Sigi dan Donggala, untuk menyalurkan bantuan logistik dan pelayanan kesehatan gratis. Penyaluran bantuan ini dilakukan di beberapa tempat, seperti di Gereja-gereja, Posko darurat dan sebagian dibagikan langsung ke masyarakat yang terkena bencana.
Menurut Kordinator Relawan Alexander Mamesah SSTP, misi kemanusian ini bentuk simpati dan empati pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa, terhadap musibah yang dialami masyarakat Sulteng, untuk meringankan beban mereka.
“Ini adalah bencana nasional bahkan internasional. Sebab, selain ribuan warga yang meninggal, banyak juga masyakat yang butuh bantuan akibat korban bencana ini, dan itu menjadi tanggungjawab kita bersama membantu masyarakat disana,” kata Mamesah di dampingi Sekretaris Dinas Sosial Denny Tualangi dan Kepala Seksi Logistik BPBD Minahasa Stavanus Koroh.
Dijelaskan Mamesah, bantuan ini atas perintah langsung dari Bupati kabupaten Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi yang juga Ketua Pria Kaum Bapak (PKB) Sinode Am Gereja-gereja (SAG) Sulawesi Utara, Sulteng dan Gorontalo bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi.
“Sebagai Ketua PKB Am Suluttenggo tentunya bapak Bupati sangat prihatin apa yang dialami oleh masyarakat dan Jemaat serta warga Kawanua di wilayah Sulawesi. Untuk itu Bupati dan Wakil Bupati berpesan agar Relawan Pemkab Minahasa harus menyelesaikan misi kemanusiaan ini hingga selesai,” terangnya.
Dikatakan Mamesah, seberapa pun bantuan yang suda disalurkan kepada korban bencana, kiranya bisa bermanfaat dan meringankan beban warga di sana.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa saya berharap Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala juga masyarakat Sulteng bisa bangkit kembali sehingga beraktivitas lagi seperti biasa,” harapnya.
Mamesah juga manambahkan, Bupati ROR selaku Ketua PKB SAG dan Wabub RD mengucapkan terima kasih kepada Relawan yang sudah menjalankan misi kemanusian ini dengan selesai.
“Atas nama Pemkab Minahasa, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada kita semua relawan yang suda menjalankan tugas mulia ini hingga selesai,” ucap Mamesah.(fernando lumanauw)




















