Bitung – Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri menghadiri rapat terkait rencana pengembangan pelabuhan kota Manado dan kota Bitung yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Prof. Dr. Sri Adiningsih, di ruang kerja Gubernur Sulut, (2/6/16).
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai rencana jangka panjang terkait pengembangan pelabuhan Manado dan Bitung yang disesuaikan dengan program prioritas pemerintah Sulawesi Utara dalam bidang infrastruktur yang sejalan dengan program Nawacita dari pemerintah pusat dibawah pimpinan Presiden Jokowi. Selain itu juga dibahas tentang berbagai kendala yang menghambat perkembangan di daerah Sulawesi Utara termasuk di kota Bitung.
Dalam kesempatan tersebut, Mantiri memaparkan berbagai hal yang menghambat pertumbuhan ekonomi di kota Bitung, diantaranya produk yang diproduksi di Bitung khususnya tuna segar dan tuna kaleng, di Uni Eropa tidak dikenakan pajak, namun untuk Indonesia dengan produk yang sama, dikenakan pajak bea masuk 19 hingga 24, 5 persen.
“Ini dikarenakan Filipina mendapatkan fasilitas generalised system of preferences (GSP) plus oleh Uni Eropa, sedangkan kita di Indonesia tidak,” ujar Mantiri disaksikan Walikota Manado Vicky Lumentut dan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.
Mantiri berharap, setelah mendapat informasi tentang hal tersebut kiranya dapat menjadi bahan pertimbangan dari Wantimpres untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat sehingga kedepan bisa ada solusi terbaik untuk perkembangannya dan pertumbuhan di Sulawesi Utara diberbagai bidang termasuk dikota Bitung.(ferry bolung)




















