Minahasa – Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi didampingi Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, menyerahkan langsung Santunan Duka kepada keluarga ahli waris dari Almarhum Jopi Ngeloh SPd, Hukum Tua Desa Pulutan Kecamatan Remboken, Selasa (06/05).
Santunan tersebut yakni santunan duka kepesertaan BPJS Tenaga Kerja sebagai Perangkat Desa Rp 42.000.000, kemudian sebagai anggota Korpri sebesar Rp 42.000.000, dimana kedua program tersebut adalah Program Pemerintah Kabupaten Minahasa dan sebagai pekerja keagamaan (Penatua) yang diprogramkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, sebesar Rp 42.000.000, sehingga total santunan berjumlah Rp 126.000.000.
“Namun karena dalam komponen santunan tersebut terdapat biaya pemakaman sebesar Rp 10.000.000, maka yang diterima oleh ahli waris dipotong 20 Juta, karena biaya pemakamam tentu hanya 1 kali. Karena itu, total yang diterima istri almarhum sebesar Rp 106.000.000. Tapi, ditambah juga dengan program dana duka di Minahasa Rp 2.500.000,” terang Bupati melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi.
Menurut Mangala, sejak awal dilaksanakan program tersebut tahun 2018, baru kali ini santunan diberikan sebanyak 3 kali dari BPJS Tenaga Kerja, demikian halnya pada saat pemakaman telah diserahkan pula santunan duka dari PT Taspen sebesar Rp 62.000.000 ditambah dengan santunan pendidikan bagi anak alm yang sementara pendidikan, masing-masing sebesar Rp 15.000.000.
“Ini merupakan bukti dukungan dan kepedulian Pemkab Minahasa untuk membantu warga Minahasa yang tertimpa duka,” kata Mangala dalam sambutannya saat ibadah pemakaman.
Setelah sambutan, Mangala lalu menyerahkan piagam penghargaan bagi Istri Almarhum sebagai bentuk penghargaaan atas totalitas pengabdian sebagai Kumtua selama 8 tahun. Selamat Jalan Kumtua,” tutup Mangala.
Sementara, alm merupakan sosok Kepala Desa yang berprestasi dan memiliki kepemimpinan yang baik selama mengabdi sebagai Kumtua di Pulutan kurang lebih 8 tahun.
“Alm meninggalkan duka bukan saja bagi keluarga dan masyarakat Pulutan, tapi juga bagi Pemerintah dan rakyat Minahasa. Untuk itu, atas nama Pemkab Minahasa, merasa sangat kehilangan atas kepergian alm,” kata Bupati ROR kala memberikan sambutan saat ibadah penghiburan Pemkab Minahasa.(fernando lumanauw)





















